Penyembelihan Hewan Kurban: Pengertian, Hukum, dan Keutamaan

Share: 

Salah satu momen khas dari bulan Dzulhijjah bagi umat Islam adalah pelaksanaan ibadah kurban. Sekarang, mari kita bahas bersama-sama tentang pengertian, hukum, dan keutamaan dari ibadah yang mulia ini!

Pengertian dan hukum berkurban

Pengertian Kurban

Kurban memiliki akar kata dari bahasa Arab “qurban,” yang berarti mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya. Dalam istilah agama, kurban disebut “udhhiyah,” yaitu menyembelih hewan tertentu pada periode waktu tertentu, yaitu tanggal 10 sampai 13 bulan Dzulhijjah pada waktu dhuha.

Dalam penyelenggaraan kurban, kita mengenal hari raya Idul Adha yang menjadi bagian integral dari ibadah haji, yang mana pada tiga hari Tasyriq (tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah) hewan kurban dapat disembelih oleh jamaah haji dan masyarakat muslim di seluruh dunia.

Hukum Kurban

Ibadah kurban memiliki status hukum sebagai sunah muakkad, yang berarti sangat dianjurkan dan dikuatkan. Rasulullah Shallallâhu Alaihi Wasallam sendiri tidak pernah meninggalkan ibadah kurban sejak disyariatkan hingga beliau wafat. Adapun para ulama berbeda pendapat mengenai kewajiban kurban, sebagian menganggapnya wajib bagi yang mampu dan tidak sedang dalam keadaan safar (bepergian), sedangkan yang lain menyatakan sebagai sunah yang sangat ditekankan.

Keutamaan Kurban

Menyembelih kurban memiliki keutamaan yang luar biasa di hadapan Allah. Rasulullah Shallallâhu Alaihi Wasallam bersabda bahwa tidak ada amalan yang lebih dicintai oleh Allah pada hari raya Idul Adha selain dari ibadah kurban. Hewan kurban akan hadir di hari kiamat dengan segala keutuhan, dari tanduk, bulu, hingga kuku kakinya. Darah kurban juga mencapai Allah sebelum jatuh ke tanah, mengandung simbolisme yang mendalam tentang kedekatan dengan-Nya.

Lebih dari sekadar menyembelih hewan, kurban juga mengajarkan nilai-nilai mulia, seperti ketakwaan, keshalihan, dan keikhlasan dalam beribadah. Dengan berkurban, seseorang mengorbankan segala hal—jiwa, harta, dan keluarga—hanya untuk mencari ridha Allah semata.

Ingatlah, yang diterima Allah bukanlah daging atau darah hewan yang dikurbankan, melainkan ketulusan hati dan niat tulus dari orang yang melaksanakan ibadah kurban tersebut.

Jadi, mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk meraih berkah dan keutamaan dari ibadah kurban. Layanan kami sebagai penyedia hewan kurban siap membantu Anda dalam melaksanakan ibadah ini dengan penuh makna. Berkurbanlah dan rasakan kedekatan Anda dengan Sang Pencipta serta berbagi kebahagiaan dengan sesama!

Wallahu a’lam.

Jadi, bagi Anda yang diberi kelebihan harta, berqurbanlah dan raih keutamaannya. Dengan kurban, Anda berbagi kebahagiaan dengan orang lain dan mendekatkan diri kepada-Nya. Hubungi kami dengan klik tombol WA di samping untuk informasi lebih lanjut dan pesan hewan kurban Anda sekarang!

Yang lain:

Keranjang belanja 0
Tidak ada produk di keranjang.